God Help Us

 

Ilustrasi oleh Gemini AI

Karya: Muhammad Al Fatih (7A)

Suatu hari di tahun 3025, AI sudah semakin menggila, AI di mana-mana. Kamu pengen bikin bangunan tinggi tinggal minta AI, mau makan minta AI, apa-apa AI. Tapi tiba-tiba ditahun 3045: *Anak sedang bermain HP. “Ya, ya, serang-serang, Yaaah, kalah... Eh? Ini HP-ku kenapa?” *Suara Glitch. Tiba-tiba muncul notifikasi aneh di HP anak itu "Hah? 'AI is Coming'?". Tiba-tiba layar HP anak itu berubah jadi merah, anak itu terhipnotis, mulutnya berbusa, matanya memutih. Anak itu lalu memasuki gudang. “Nak, kamu ngapain ke situ?” Ibunya melihat anak itu membawa pistol. "NAK!!" *Dor. Terdengar suara tembakan dari gudang...

Beberapa minggu setelah kejadian itu, entah kenapa belum ada respon dari pemerintah, dan lama kelamaan kasus itu mulai tenggelam. Suatu hari di kantor pemerintah,

[Edo]: “INI KASUS AI GAK BISA DIBIARIN GITU AJA PAK!! KASIAN INI ANAK ORANG MATI GARA-GARA PROJECT BAPAK!!!”

[Pak Sukit]: "KAMU DIEM AJA!! KAMU tau gak sih se-SUSAH APA dan semahal APA buat BIKIN PROJECT INI?! Dan kamu ngerti kan? Berapa uang yang kita dapat karena project ini? Udah... Kamu lanjutin aja project ini. Kalo tentang kasus, uang saya aja yang maju” Edo hanya bisa terdiam setelah mendengar perkataan Pak Sukit.

[Edo]: "Aku harus selesaikan kasus ini sendiri" Ia berbicara sendiri dan berlalu.

Suatu hari di gedung tempat pertunjukan AI

[Timi]: "Ma, liat ke panggung sana cepet.”

[Mama]: “Eeh, iya iya. Ayo.”

[Pembawa Acara]: “Di sini kami akan menunjukan project AI unggulan kami, robot 'Happy'” *Semua orang bersorak Gembira.

[Happy]: “Hai, aku adalah robot Happy. Aku akan membuatmu bah-ba-bah-gi-gi- a-aah...” *Robot Glitch Lalu Mati, Lalu Robot itu tiba-tiba kejang.

Semua orang kebingungan, tiba-tiba robot menyalakan sistem pertahanan “SELF DEFENSE SYSTEM ACTIVATED”. Tiba-tiba keluar banyak senjata dari badan robot itu. Semua orang masih berpikir itu bagian dari pertunjukan. Semua orang lalu tepuk tangan.

[Pembawa Acara]: “Tidak!! Matikan sistem pertahanan!!!” Lalu... Dorrr. Kepala pembawa acara meledak, darah muncrat ke mana mana. Semua orang berlarian. Robot itu terus menembak penonton.

[Mama]: “TIMI, LARI TIMI!”

[Timi]: “Mama?” Timi memanggil mamanya sambil menangis.

Tiba-tiba robot menyala "SELF DEFENSE ACTIVATED". Banyak orang mati... [Timi]: “Mama?” *Mama Timi sudah tidak terlihat bentuk badannya. Robot-robot itu menyebar hingga keluar gedung.

[NPC]: “Pak beli ciloknya 1 ya”

[Penjual]: “Ya”

[NPC]: “ini ya pak uangnya.” *ngasih uang.

[Penjual]: “Ya-” Dorr.

 [NPC]: “AAAH.” Dorr.

Orang-orang berlarian ke sana ke mari. Dor Dor Dor... Suara tembakan di mana-mana, darah berlumuran ke mana-mana dan kekacauan terjadi. Di sana-sini bangunan-bangunan runtuh. Kiamat dunia seolah tinggal sejenak lagi. Edo yang melihat kejadian itu hanya bisa menangis lemas. AI itu sudah menyebar sampai luar negeri. Setengah dunia hancur, orang-orang mengevakuasi diri untuk pergi ke luar planet, tapi semua roketnya diledakkan oleh AI. Edo lalu syahadat sembari memeluk Timi. Suara ledakkan yg sangat Besar Terdengar.

TAMAT

Ohiya BTW Pak Sukit mati ketimpa bangunan.



Catatan: Melalui sedikit penyuntingan dan penyelarasan akhir oleh guru pengampu dengan mempertahankan orisinalitas atau keautentikan karya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar