“Tuhan telah mati”, begitulah pernyataan Nietzsche yang pernah menggemparkan dunia. Bagi Nietzsche, “Tuhan” adalah simbol dari sumber nilai, moralitas, dan makna hidup yang absolut. Nietzsche dalam bukunya, The Gay Science, bercerita ketika ada orang gila berlari masuk pasar dan teriak-teriak mencari Tuhan. Si orang gila bilang, “Kitalah yang membunuhnya…kalian dan aku!”. Sebenarnya Nietzsche bukan merayakan kematian Tuhan, melainkan takut dunia bakal jatuh ke dalam nihilisme, sebuah kondisi ketika manusia merasa hidup tak lagi berarti, hampa, dan tak punya arah.
JUNG JAVA: Monster Laut dari Jawa yang Menggetarkan Dunia
Tak Ada yang Benar-Benar Milik Kita
![]() |
sumber gambar: NYM |
Pada suatu Sabtu pagi (28/03) sembari menyeruput wedang pokak pemberian sanak keluarga dari Batu, saya membuka aplikasi Quran untuk murajaah. Suasana awalnya terasa begitu tenang dan nikmat, tidak tampak tanda-tanda yang mungkin akan terjadi sesuatu. Namun tak ada angin tak ada hujan, gawai yang saya geletakkan di atas toples rempeyek sekonyong-konyong menghitam, menampilkan logo Android dengan tulisan “menghapus”.
Langganan:
Postingan (Atom)

